Barcelona Menang 3-0, Tetap Tersingkir: Atlético Lolos ke Final Copa del Rey

Barcelona menutup leg kedua semifinal Copa del Rey 2025/2026 dengan kemenangan 3-0 atas Atlético Madrid di Spotify Camp Nou, Selasa 3 Maret 2026 malam waktu setempat (Rabu dini hari WIB). Namun, kemenangan itu tidak cukup mengantar Blaugrana ke final karena secara agregat mereka tetap kalah 3-4, imbas kekalahan telak 0-4 di leg pertama di Metropolitano. 

Sejak menit awal, Barcelona menekan dengan intensitas tinggi, sebuah respons yang “wajib” setelah defisit empat gol. Harapan comeback mulai hidup pada menit ke-29 ketika Marc Bernal menyelesaikan peluang jarak dekat untuk membawa tuan rumah unggul 1-0. Menjelang turun minum, Barcelona mendapat penalti dan Raphinha menuntaskannya pada menit 45+5 untuk mengubah skor menjadi 2-0. 

Sisi lain drama malam itu adalah gangguan cedera. Bek Jules Koundé harus ditarik keluar pada menit ke-13, lalu Alejandro Balde menyusul diganti pada menit ke-71. Meski demikian, Barcelona tetap menjaga momentum, dan Bernal kembali mencetak gol pada menit ke-72, membuat Camp Nou seolah tinggal menunggu satu gol lagi untuk memaksakan extra time. 

Pada akhirnya, gol keempat yang dibutuhkan Barcelona tidak datang. Hansi Flick menekankan bahwa timnya “bisa sangat bangga” karena menciptakan banyak peluang dan bermain dengan “hati”, walau target ke final gagal tercapai. Bagi penonton yang mengikuti pertandingan lewat Jalalive, laga ini terasa getir: Barcelona menang pada malamnya, tetapi tersingkir di kompetisi karena luka besar dari leg pertama. 

Dengan hasil ini, Atlético mengamankan tiket ke final Copa del Rey di Sevilla (La Cartuja) dan melaju berkat manajemen agregat yang efektif, menang besar lebih dulu, lalu bertahan di leg kedua.